HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mewujudkan Impian Sang Legenda Sepak Bola


Impiannya bisa memiliki sekolah sepak bola. Sehingga bisa memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia menjadi pemain sepak bola profesional berskala internasional.

Tepat di hari ulang tahunnya, 8 Agustus, impian Sang Legenda Maulwi Saelan terwujud. Semangat dan kecintaan beliau yang luar biasa pada sepak bola terasa menyeruak sepanjang acara.

Kapten & Kiper Legendaris
Rasanya tak ada pecinta sepak bola Indonesia yang tidak mengenal nama Maulwi Saelan. Di era beliau, prestasi sepak bola Indonesia mencapai puncaknya. Prestasi timnas Indonesia pada era Maulwi Saelan antara lain: Olimpiade Melbourne 1956, Juara Asia Pra Piala Dunia 1958 dan Bronze Medal Asian Games Tokyo 1954.
Prestasi sang Legenda

8 Agustus adalah ulang tahun Pak Saelan. Namun, kapten dan kiper legendaris Indonesia ini telah berpulang pada 10 Oktober 2016 dalam usia 90 tahun.
Tidak hanya sebagai pemain sepak bola legendaris, yang terkenal luar biasa dalam mengawal gawang timnas Indonesia, beliau juga dikenal sebagai mantan pengawal setia Presiden Soekarno.

Pernah juga menjabat sebagai ketua PSSI. Saat menjadi ketua PSSI beliau dikenal perhatiannya yang luar biasa terhadap pemain-pemain Indonesia. Sangat mengerti permasalahan pemain, karena beliau sendiri pernah menajdi seorang pemain timnas.

Impian terwujud
Sebagai pemain sepak bola yang sudah menorehkan prestasi tinggi untuk negeri, Maulwi Saelan yang mendedikasikan hidupnya hingga akhir hayat di dunia pendidikan, bermimpi memiliki sebuah sekolah sepak bola.
Suasana peresmian lapangan bola dalam ruang

“Pak Saelan bercita-cita  untuk memiliki sekolah bola. Tapi baru sekarang terwujud setelah beliau meninggal,” ungkap DR. Hamid Chalid, S.H., LL.M, selaku ketua Yayasan Syifa Budi, dalam sambutannya pada acara Opening Ceremony Saelan Football Academy sekaligus Saelan Indoor Soccer Arena.
Saelan Indoor Soccer Arena adalah lapangan bola dalam ruang dengan rumput sintesis. Berada di lantai 4 gedung Al Azhar Syifa Budi Jakarta, lapangan dibangun dengan standar intenasional.

Anak-anak yang sekolah bola selain berlatih di lapangan bola biasa, juga akan berlatih di lapangan bola sintetis ini. Mereka akan berlatih di bawah pelatih dari Spanyol. Karena Saelan Football Academy membangun kerjasama dengan Laliga Spanyol. Menurut Pak Hamid, setiap tahun akan memberangkatkan anak-anak yang terlatih ke Spanyol. “Agar terbangun mimpi mereka untuk menjadi pemain berskala internasional,” demikian harapannya. Lebih lanjut Pak Hamid juga menyebutkan Saelan Memorial Cup 2018 sedang dalam proses.
Sebagian tamu yang hadir pemain bola kenamaan

Terbayang senyum bangga dan bahagia Pak Saelan, karena cita-cita beliau akhirnya terwujud. (MH).

Foto: Dok. Azka

Newest
You are reading the newest post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *